Baru-baru ini, tersiar kabar yang tidak bagus bagi para pengguna operator Bolt. Pasalnya, operator layanan 4G LTE di bawah PT Internux ini terpaksa harus gulung tikar dan menutup layanannya

Penutupan layanan ini terkait dengan adanya penutupan izin yang dilakukan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk penggunaan jalur telekomunikasi di pita frekuensi 2,3 GHz.

Sebagai tambahan informasi, pita frekuensi ini sebelumnya digunakan oleh tiga perusahaan, yakni PT Internux (Bolt), PT First Media, dan PT Jasnita Telekomindo.

Namun, karena ketiga perusahaan tersebut tidak mampu memenuhi pembayaran Biaya Hak Penggunaan (BHP) spektrum frekuensi yang digunakannya, maka izin penggunaan jalur telekomunikasi di pita frekuensi 2,3 GHz terpaksa dicabut.

Terkait

Sebagai dampaknya, Bolt yang diluncurkan oleh PT Internux pun terpaksa harus berhenti beroperasi, dan layanannya tidak akan bisa digunakan kembali oleh para pelanggan setianya.

Dalam hal ini, sebenarnya Bolt telah menyiapkan beberapa alternatif penyelesaian masalah ini. Pertama, bagi pelanggan aktif Bolt bisa meminta Refund atau pengembalian sisa pulsa atau kuota yang belum terpakai.

Pilihan Pengganti Layanan Bolt

Pilihan Pengganti Layanan Bolt Home

Selain menawarkan solusi tersebut, Bolt juga menyarankan agar pelanggan bergeser ke layanan internet First Media sebagai pilihan pengganti Bolt Home, jika masih berada dalam cakupan homes passed Fixed Broadband Cable Internet FIRST MEDIA.

Khusus untuk peralihan ini, pelanggan akan memperoleh potongan harga hingga sebesar 30 persen dan double speed upgrade selama 12 bulan, lengkap dengan gratis akses ke seluruh Channel TV selama 3 bulan.

Pilihan Pengganti Layanan Bolt 4G LTE

Nah, untuk pelanggan layanan Bolt biasa, baik pelanggan layanan pascabayar maupun prabayar, Bolt memberikan pilihan pengganti layanannya dengan opsi beralih ke layanan Smartfren.

Untuk hal ini, pelanggan dapat secara langsung menukarkan kartu Bolt dengan kartu perdana Smartfren melalui 28 gerai Bolt Zone. Namun perlu diperhatikan, pelanggan prabayar dan pascabayar memiliki ketentuan yang berbeda.

Khusus untuk pelanggan prabayar, mereka dapat menukarkan kartu SIM yang digunakannya dengan kartu perdana Now+ dari Smartfren dengan bonus kuota utama 2,5 GB dan kuota malam 3,5 GB.

Sementara khusus pelanggan pascabayarnya, mereka hanya akan mendapatkan keringanan biaya langganan pertama sebesar 50 persen dengan menukarkan kartu SIM-nya dengan SIM pascabayar dari Smartfren.

Pilihan Pengganti Layanan Bolt Lainnya

Selain kedua pilihan di atas, sebenarnya pelanggan Bolt juga bisa beralih ke operator lain, seperti Telkomsel, XL Axiata, dan Indosat Ooreedoo. Hal ini karena ketiga operator ini kini juga telah memiliki jaringan 4G LTE.

Ketiga operator telekomunikasi Indonesia tersebut bahkan memiliki produk-produk internet broadband seperti Bolt, termasuk beberapa di antaranya adalah Program Bundling Mifi Telkomsel, XL GO dan XL Home.