Seperti kebanyakan vendor pengembang ponsel, Samsung pun membekali perangkat yang dikembangkannya dengan aplikasi-aplikasi bawaan atau yang biasanya disebut dengan bloatware.

Advertisement

Berbeda dengan aplikasi asli Android, aplikasi-aplikasi yang disebut dengan bloatware sebenarnya ini merupakan aplikasi yang dikembangkan dan dipasang oleh manufaktur, atau biasa disebut bundled software, yang sebenarnya bertujuan untuk memberikan tambahan utilitas dan fitur spesifik ke dalam perangkat.

Namun karena kemampuan spesifiknya tersebut, aplikasi-aplikasi tersebut kadang tidak begitu terpakai oleh para pengguna perangkat Android, dan tak jarang beberapa pengguna bahkan berkeinginan untuk menghapusnya.

Kondisi ini pun terjadi bagi para pengguna perangkat buatan Samsung, di mana perusahaan asal Korea ini juga membekali perangkat-perangkat Android buatannya dengan aplikasi-aplikasi bloatware, seperti Samsung Internet, Samsung Member, Email, Galaxy Wearable, dan lain sebagainya.

Kabar buruknya, biasanya aplikasi-aplikasi tersebut tidak bisa dihapus dengan cara biasanya, alias diproteksi oleh pihak pengembangnya. Oleh karena itu, bagi kamu yang juga mengalami hal ini, kamu bisa menggunakan tiga cara berikut ini.

Paling Aman Gunakan Fitur Disable

Seperti perangkat Android lainnya, Samsung juga menawarkan fitur Disable pada beberapa aplikasi yang diusung ke dalam perangkat-perangkatnya. Untuk menggunakan fitur ini, kamu cukup mengetuk cukup lama (long press) ikon aplikasi yang dimaksud, dan memilih Disable setelah muncul menu tersebut.

Sayangnya, fitur ini pun terbatas pada beberapa aplikasi buatan Samsung yang dirasa tidak begitu penting oleh pengembangnya. Atau dengan kata lain, kamu tidak akan bisa menggunakan fitur ini pada aplikasi-aplikasi utama Samsung seperti Galaxy Apps, Samsung Themes, SmartThings, dan lain sebagainya.

Tanpa Root, Gunakan ADB

Cara ini sedikit ribet, dan tidak kami sarankan bagi kamu yang benar-benar awam. Alasan utamanya, karena sangat berisiko terjadinya eror pada sistem Android yang ada di perangkat tersebut, terutama jika kamu salah hapus aplikasi.

Perlu diperhatikan, tidak semua aplikasi bawaan Samsung merupakan aplikasi yang tidak terpakai dan aman untuk dihapus, karena bisa jadi aplikasi tersebut berjalan di belakang layar agar perangkat dapat berjalan semestinya.

Guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan terjadi, kami tidak akan mengulas secara mendetail mengenai hal ini. Pada intinya, kamu nantinya dapat menghapus aplikasi bawaan dengan mengakses perangkat dalam mode debugging.

Hapus Aplikasi Menggunakan Root

Cara yang paling umum namun paling berbahaya untuk menghapus aplikasi bloatware adalah dengan memanfaatkan akses Root. Selain bisa membuat sistem menjadi eror karena salah hapus aplikasi, metode ini bisa membuka peluang serangan digital, seperti peretasan, virus, dan pencurian data yang notabene lebih berbahaya.

Oleh karena itu, untuk cara terakhir ini pun, kami tidak akan mengulasnya dengan lebih jelas dan mendetail guna menghindari hal-hal tersebut. Selain itu, perlu ditegaskan, bahwa masing-masing versi Android dan tipe perangkat Samsung memiliki metode rooting yang tidak sama.