Qualcomm meluncurkan platform smartwatch generasi berikutnya, Snapdragon Wear 3100. Platform tersebut ditujukan untuk memberdayakan perangkat baru dari perusahaan termasuk produk yang dihasilkan oleh para mitra, yakni Fossil Group, Louis Vuitton dan Montblanc.

Advertisement

Platform terbaru ini menawarkan sejumlah keunggulan. Mencakup arsitektur sistem daya ultra-rendah yang baru, yang dirancang untuk meningkatkan masa pakai baterai saat tidak digunakan untuk fungsi “pintar”, di samping peningkatan kegunaan untuk fitur smartwatch.

Kehadiran Snapdragon Wear 3100 merupakan respon Qualcomm terhadap langkah para pesaing yang semakin agresif menggarap pasar wearable device, terutama smartwatch yang diprediksi memiliki pasar cerah di masa depan.

Google misalnya. Raksasa mesin pencari Google terus meningkatkan platform OS Wear. Seperti diketahui, pada Maret 2018, Google melakukan rebranding atau mengganti nama sistem operasi (OS) Android Wear menjadi Wear OS. Sistem operasi yang satu ini dikhususkan sebagai software perangkat wearable device, seperti arloji pintar atau smartwatch.

Menurut Pankaj Kedia, Senior Director of Product Marketing for Smart Wearables Qualcomm, arsitektur “besar / kecil” yang diusung oleh Snapdragon Wear 3100, dapat menyeimbangkan kinerja dan kebutuhan daya. Mengadopsi desain “besar / kecil / kecil” menggunakan koprosesor ultra-rendah yang menjalankan sistem operasi real-time ketika smartwatch tidak dalam penggunaan berat.

Coprosesor baru ini memungkinkan “mode ambient” yang ditingkatkan, sehingga perangkat terlihat lebih menarik sekaligus elegan di pergelangan tangan.

Ada juga mode jam tangan tradisional, membuat jam pintar masih bisa digunakan dalam status daya rendah. Memberikan satu minggu penggunaan dengan kapasitas baterai 20 persen, memungkinkan pelanggan untuk tetap menggunakan perangkat sampai mereka mencapai pengisi daya.

Coprocessor mengintegrasikan mesin pembelajaran mendalam untuk fitur khusus, seperti deteksi kata kunci. Kedia mencatat awalnya smartwatches berasal dari vendor ponsel, yang diikuti oleh perusahaan.

“Dengan Snapdragon Wear 3100, Anda akan melihat lebih banyak perusahaan telepon, lebih banyak perusahaan jam tangan, tapi mungkin yang paling menarik, adalah banyak perusahaan olahraga yang terjun,” katanya.

Platform baru ini punya kemampuan hingga 15 jam terhubung dengan GPS dan detak jantung, dibandingkan dengan hanya tiga jam di perangkat sebelumnya. Fungsi ini diaktifkan oleh koprosesor daya ultra-rendah dalam hubungannya dengan DSP.