Ikut berpartisipasi dalam Olimpiade 2020, Alibaba meluncurkan solusi penyiaran baru untuk Olympic Broadcasting Services (OBS) melalui divisi cloud computing.

Advertisement

Hal ini merupakan kemitraan dengan Komite Olimpiade Internasional (IOC) sebagai penyedia layanan cloud resmi. Kerjasama ini bukanlah kali pertama, kemitraan Alibaba dengan IOC dimulai pada 2017 ketika menandatangani kesepakatan satu dekade untuk menjadi mitra layanan e-commerce dan cloud resmi IOC, serta mitra pendiri Channel Olimpiade.

Sistem baru ini akan diluncurkan untuk Olimpiade 2020 di Tokyo dan akan melihat raksasa e-commerce China menggunakan platform cloud untuk mencoba dan mengurangi waktu yang diperlukan bagi penyiar untuk mengatur, menguji, dan menugaskan sistem.

Dilaporkan The Sun, informasi itu dikabarkan Simon Hu, Presiden Senior Alibaba Group dan Presiden Alibaba Cloud, dalam konferens komputasi awan Alibaba di Hangzhou pada 19 September.

Dalam kemitraan ini OBS versi Cloud, mampu menangani permintaan intens produksi konten dan alur kerja pengiriman untuk penyiaran Olimpiade.

Dalam Olimpiade sebelumnya, penyiar hanya dapat mengimplementasikan dan menguji peralatan mereka setibanya di International Broadcast Center (IBC) di kota tuan rumah. Kendala yang sering ditemukan adalah ruang terbatas untuk mengatur.

Sebagai tuan rumah, OBS nantinya bertanggungjawab untuk mengirimkan gambar dan suara Olimpiade kepada pemirsa di seluruh dunia.

Simon Hu, menyebutkan, Alibaba Cloud telah datang dengan pendekatan inovatif dan kuat untuk penyiaran Olimpiade ini. Sebagai penyelenggara siaran Olimpiade.

Dia menambahkan, Olimpiade 2020 akan menjadi kesempatan bagi Komite Olimpiade Internasional untuk memperjuangkan transformasi digital di industri media, serta memberdayakan lembaga penyiaran di seluruh dunia dengan platform cloud yang memberikan kemungkinan baru untuk bagaimana Olimpiade dinikmati oleh penggemar di seluruh dunia.