Apple dikabarkan akan meluncurkan tiga model iPhone baru pada September tahun ini. Dua di antaranya mengusung layar berjenis OLED, sedangkan satunya lagi merupakan “versi paling murah” dengan menggunakan layar berjenis LCD.

Advertisement

Dilansir dari MacRumors, Kamis (16/08/2018), muncul rumor soal harga dari iPhone 2018 versi murah ini. Menurut analis industri dari TrendForce, iPhone baru dengan layar berukuran 6,1 inci tersebut mungkin akan dibanderol dengan harga USD 699 atau Rp 10,2 jutaan hingga USD 749 atau Rp 10,9 jutaan.

Harga sebesar itu tampaknya tak membuat publik takjub. Sebab, saat Apple merilis iPhone 8 ke pasaran, smartphoneini juga dibanderol USD 699 (Rp 10,2 juta). Apple sendiri punya alasan kuat kenapa mereka mau menjual iPhone terbaru dengan harga yang terjangkau.

Alasan utamanya adalah, Apple ingin mendongkrak penjualan mereka yang dilaporkan sedang anjlok. Belum lagi, Apple harus bersaing dengan produsen ponsel asal China yang kerap menjual smartphone high-end atau lebih baik dengan harga murah.

Sayang, harga yang terjangkau yang diterapkan Apple berimbas pada dihilangkannya sejumlah fitur di iPhone 6,1 inci. Konon, iPhone tersebut tidak akan tampil dengan fitur 3D Touch dan hanya dibekali RAM 3GB dengan memori internal 64GB dan 256GB.

Sementara untuk dua seri iPhone lainnya, akan memiliki layar berukuran 5,8 inci dan juga 6,5 inci. Kabarnya, keduanya bakal ditopang SoC Apple A12 yang akan mendukung segala proses yang berjalan di atas iOS 12.

Keduanya juga akan dibekali RAM 4GB dengan tiga pilihan memori internal, yakni 64GB, 256GB, dan 512GB. Berbeda dibandingkan iPhone 6,1 inci, belum ada analis yang berani membeberkan kisaran harga dua iPhone layar OLED tersebut.