Qualcomm baru saja meluncurkan chipset baru yang masuk ke jajaran seri 600, yakni Snapdragon 670. Chipset tersebut bakal dikhususkan untuk smartphone kelas menengah, yang dirancang untuk kinerja dan efisiensi daya yang mumpuni.

Dilansir dari phoneArena, Snapdragon 670 memiliki delapan core Kryo 360. Dua di antaranya punya clock speed mencapai 2.0GHz, sementara enam core lainnya punya clock speed mencapai 1.7GHz.

Lewat Snapdragon 670, Qualcomm juga menjamin bahwa smartphone menengah yang menggunakannya bakal memiliki teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI) untuk meningkatkan kinerjanya. Sebab, disematkan juga teknologi Qualcomm AI Engine, yang akan membantu hampir seluruh fungsi utama pada smartphone.

Seperti sektor kamera misalnya, AI tersebut memungkinkan kamera smartphone untuk menangkap foto dengan efek bokeh, meski menggunakan satu kamera saja. Selain itu, kamera smartphone juga bisa diubah menjadi opsi keamanan tambahan seperti Face Unlock.

“Kinerjanya dua kali lipat dari Snapdragon 660,” klaim Qualcomm.

Snapdragon 670 juga memiliki GPU Adreno 615 yang mampu meningkatkan kinerja secara signifikan. Sehingga, smartphone yang menggunakan Snapdragon 670 pun bisa memainkan game dengan grafis berat, sampai memutar atau merekam video berkualitas 4K @30fps.

Untuk urusan kamera, Snapdragon 670 memiliki chip pengolahan citra gambar Qualcomm Spectra 250 yang dapat mendukung satu kamera dengan resolusi maksimal 25MP atau kamera ganda dengan resolusi maksimal 16MP.

Qualcomm pun menyematkan teknologi QuickCharge4+ yang memungkinkan pengguna untuk mengisi daya smartphone dari 0% sampai 50% hanya dalam waktu 15 menit saja. Di atas kertas, sebenarnya Snapdragon 670 memiliki performa yang hampir mirip dengan Snapdragon 710.

Sehingga bisa jadi, smartphone yang gunakan chipset ini akan memiliki fitur canggih meski dibanderol dengan harga yang terjangkau. Sampai sekarang, Qualcomm belum mengumumkan smartphone apa saja yang akan menggunakan Snapdagon 670.