Google mengembangkan perbaikan tampilan Chrome dengan sistem HTTP dan HTTPS menjadi lebih sederhana. Seperti apa usaha Google memperbaiki Chrome supaya lebih enak dipakai oleh para pengguna?

Sejak mengumumkan akan merilis Chrome versi 69 pada September 2018, Google sudah menggunakan standar bahwa HTTPS tidak akan menampilkan tulisan Secure berwarna hijau di bagian Address Bar. Namun, di sana masih terdapat ikon gembok.

Di Chrome versi 70, Google lantas tidak lagi menampilkan ikon gembok di situs yang sudah mendukung HTTPS. Untuk situs yang masih menggunakan standar HTTP, Chrome versi 70 akan menampilkan tulisan Not Secure dengan warna merah di bagian Address Bar.

Menurut The Verge, tujuan utama Google menggunakan standar baru adalah membuat tampilan Chrome lebih minimalis. Apalagi, sudah seharusnya situs yang menggunakan HTTPS lebih aman ketimbang HTTP. Pengguna pun tak perlu lagi melihat ikon gembok.

Terkait

Google berharap pula para pengembang bisa segera menggunakan standar HTTPS untuk menjamin keamanan situs maupun pengguna yang melakukan akses. Teknologi HTTPS juga bakal semakin murah dan mudah untuk diimplementasikan oleh pengguna.

Sebelumnya, Google berencana membawa fitur emoji di peramban Chrome versi desktop. Google ingin pengguna bisa menikmati layanan ponsel dan tablet di komputer. Google akan menambahkan opsi baru di browser Chrome untuk memasukkan emoji ke dalam teks.

Pengguna hanya perlu mengklik tombol kanan mouse untuk memilih emoji. Tapi, untuk sementara, Google masih menguji fitur emoji di browser Chrome versi desktop khusus untuk pengembang. Versi tersebut biasanya tidak terlalu stabil saat digunakan.

Jika pengujian sudah berhasil, fitur emoji di Chrome akan digulirkan ke semua pengguna. Ke depan, pengguna bisa memasukkan emoji di Chrome versi Mac, Windows, Linux, maupun Chrome OS. Kehadirannya diharapkan bisa membuat pengguna memiliki pengalaman berselancar lebih menyenangkan.