Beberapa waktu lalu kami memuat berita yang berjudul “Oppo F7 Diduga Melakukan Kecurangan Benchmark.” Namun pihak OPPO Indonesia segera memberikan klarifikasi terkait masalah tersebut.

Advertisement

Pihak OPPO memberikan klarifikasi bahwa tidak ada kecurangan pada saat melakukan tes benchmarking. OPPO F7 dapat mencapai nilai kinerja yang tinggi karena menggunakan sejumlah teknologi baru. Termasuk salah satunya teknologi prosesor 12nm pertama di dunia, yang memungkinkan pengguna untuk dapat menggunakan perangkat secara maksimal tanpa mengorbankan daya tahan baterai.

Dalam hal masalah kinerja yang berkaitan dengan CPU, OPPO F7 memanfaatkan teknologi AI NeuroPilot, yang berada pada dua APU (AI Processing Units). Teknologi ini secara cerdas dapat memprediksi dan menyesuaikan kebutuhan tugas serta memberikan performa terbaik untuk perangkat F7, termasuk saat menggunakan aplikasi benchmarking.

Pada saat tes benchmarking dilakukan, teknologi AI NeuroPilot akan secara otomatis mendeteksi kebutuhan perangkat, sehingga menaikkan performa prosesor Helio P60 ke tingkat tertinggi, yaitu 2.0GHz. Dengan begitu, akan ada empat prosesor Cortex-A73 dan empat prosesor Cortex-A53, yang masing-masingnya memiliki performa clockspeed 2.0GHz. Selain CPU, GPU secara otomatis juga menaikkan performa maksimal ke angka 793MHz yang menghasilkan peningkatan sebesar 80% dalam kinerja keseluruhan.

Di beberapa prosesor yang belum dapat melakukan penyesuaian secara otomatis, maka yang terjadi performa clockspeed-nya akan cenderung fluktuatif, berbeda dengan Helio P60 yang bisa dibilang cukup stabil di angka clockspeed 2.0 ghz.

Teknologi AI Neuropilot ini juga membuktikan bahwa OPPO berhasil menggunakan AI untuk mengoptimalkan penggunaan perangkat F7 dalam kondisi apa pun.