Pasar smartphone global terus bergejolak, terutama persaingan yang datang dari pabrikan smartphone asal Negeri Tirai Bambu. Tercatat, ada tiga pabrikan smartphone asal Cina yang berhasil nongkrong di lima besar pasar global, yakni Huawei, Xiaomi dan OPPO. Setidaknya itulah catatan dari analis Strategic Analytics.

Advertisement

Sedangkan dua pabrikan non-Cina dan berhasil menduduki peringkat pertama dan kedua pasar smartphone global pada kuartal pertama tahun ini tetap dipegang oleh Samsung dan Apple. Strategic Analytics mencatat, Samsung berhasil menguasai perolehan market share sebesar 22,6 persen.

Meski begitu, angka tersebut mengalami penurunan jika dibandingkan dengan periode yang sama pada kuartal pertama tahun lalu yang mencapai 22,7 persen. Jumlah smartphone yang berhasil dikapalkan oleh Samsung pada kuartal pertama tahun ini mencapai 78,2 juta unit.

Posisi kedua masih dipegang oleh Apple dengan perolehan market share sebesar 15,1 persen atau setara dengan pengapalan 52,2 juta unit pada kuartal pertama tahun ini. Sedangkan di posisi ke tiga diduduki oleh Huawei yang berhasil meraih pangsa pasar sebesar 11,4 persen dengan jumlah pengapalan smartphone sebanyak 39,3 juta unit.

Jika melihat pergerakan yang ada, yang cukup menarik justru yang ada pada peringkat keempat dan kelima. Apa sebab? Ya! Posisi keempat berhasil diduduki oleh Xiaomi yang pada kuartal pertama tahun ini sukses menggeser OPPO ke peringkat kelima.

Market share Xiaomi sendiri berhasil mengalami kenaikan lebih dari dua kali lipat, dimana pada kuartal pertama tahun lalu hanya 3,6 persen dan pada kuartal pertama tahun ini angkanya telah mencapai 8,2 persen. Pengapalan smartphone yang dilakukan oleh Xiaomi sendiri pada kuartal pertama tahun ini mencapai 28,3 juta unit.

OPPO yang harus puas sebagai juru kunci pada kuartal pertama tahun ini hanya mampu mendistribusikan perangkatnya sebanyak 24,1 juta unit. Padahal pada periode yang sama di tahun lalu, OPPO masih bisa mendistribusikan di angka 27,6 juta unit. Untuk market share-nya sendiri hanya sebesar 7 persen.