Mulai hari ini  tepatnya 1 Mei 2018, operator akan memblokir secara total semua pelanggan yang belum melakukan registrasi kartu SIM. Sebelumnya, pemblokiran juga sudah dilakukan mulai 16 April 2018.

Dalam keterangan melalui situs resminya, Kementeriaan Konunikasi dan Informatika (Kemkominfo) menjelaskan, bahwa pemblokiran total terhadap nomor pelanggan prabayar seluler yang belum diregistrasikan ulang akan dilakukan pada tanggal 30 April 2018 jam 24.00.

Artinya,mulai 1 Mei 2018 seluruh layanan pada nomor prabayar seluler tersebut akan dinonaktifkan.

Kemkominfo menjelaskan, batas akhir registrasi ulang nomor prabayar seluler adalah hari Senin, tanggal 30 April 2018 jam 24.00, dan tidak ada perpanjangan waktu. Sehingga, seluruh nomor lama yang belum dregistrasikan ulang pada batas waktu tersebut akan diblokir secara total dan nomor tersebut tidak dapat digunakan lagi untuk melakukan registrasi ulang secara mandiri melalui SMS ke nomor 4444 atau kanal lainnya.

Program registrasi kartu dan daftar ulang SIM card prabayar dimulai sejak 31 Oktober 2017, dengan berbagai ketentuan hingga sampai pada pemblokiran total, hari ini.

Kewajiban registrasi pelanggan prabayar merupakan kebijakan resmi pemerintah yang tertuang melalui Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 12 Tahun 2016 tentang registrasi pelanggan jasa layanan telekomunikasi.

Pelanggan wajib melakukan registrasi nomor prabayarnya menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang ada di KTP elektronik atau Kartu Keluarga (KK) dan nomor KK.