Setelah meluncurkan duo Samsung Galaxy S9 dan S9+ beberapa waktu lalu, sepertinya Samsung tengah berencana untuk menghadirkan “versi mini” dari smartphone flagship-nya ini. Hal tersebut terungkap setelah sebuah smartphone dengan nomor model SM-G8850 muncul di situs sertifikasi asal China, TENAA.

Advertisement

Smartphone yang disinyalir sebagai Samsung Galaxy S9+ Mini itu dibekali kamera ganda di bagian belakangnya. Namun bukannya didesain seperti Samsung Galaxy S9+, desain frame kamera ganda Galaxy S9+ Mini cenderung mirip iPhone X yang diletakkan di kiri atas body smartphone dengan posisi vertikal.

Tak cuma desain kamera gandanya saja yang berbeda, bentuk sensor sidik jari pada smartphone inipun berbeda. Tidak berbentuk membulat seperti S9+, melainkan berbentuk persegi, seperti smartphone mid-endpada umumnya yang beredar selama ini.

Samsung Galaxy S9+ Mini sendiri akan mengusung layar AMOLED berukuran 5,8 inch beresolusi 2960 x 1440 piksel. Untuk desainnya sendiri, terlihat jika Galaxy S9+ Mini akan memiliki bentuk yang hampir sama seperti seri Galaxy A8 atau A8+.

Untuk spesifikasinya, smartphonetersebut akan ditenagai prosesor octa-core 2,8GHz dengan chipsetyang belum diketahui, RAM 4GB/6GB, baterai berkapasitas 3,000 mAh dan sudah berjalan di atas Android 8.0 Oreo. Sayangnya, masih belum diketahui berapa resolusi kamera serta konfigurasi yang digunakan, namun diungkapkan TENAA, kamera S9+ Mini sudah memiliki kemampuan untuk merekam video berkualitas 1080p.

Sebelumnya, selain hadirnya S9+ Mini, Samsung juga kemungkinan akan meluncurkan Samsung Galaxy S9 Mini. Kabar ini muncul setelah pada situs benchmarking, Geekbench muncul smartphone dengan nomor model SM-G8750 rumornya sedang diuji oleh perusahaan asal Korea Selatan tersebut.

Disebutkan bahwa Galaxy S9 Mini memiliki spesifikasi mid-end. Seperti digunakannya prosesor octa-core1,84GHz Snapdragon 660, RAM 4GB dan telah berjalan di atas Android 8.0 Oreo.

Dilansir dari phoneArena, kemungkinan besar duo Samsung Galaxy S9 dan S9+ Mini tidak akan tersedia secara global, karena Samsung akan menjualnya secara ekslusif di pasar China untuk bersaing dengan merk smartphonelokal disana seperti Huawei, Vivo, Oppo hingga Xiaomi.