Beberapa brand global sedang berupaya untuk mendesain smartphone layar lipat, sebut saja Samsung, Lenovo, Sony, LG, dan Apple.

Huawei dikabarkan juga sedang membuat sketsa rencana untuk ponsel yang benar-benar dapat dilipat.

Seperti dikutip The Indian Express, Huawei telah bekerja keras dalam menghadirkan smartphone berbeda dari kompetitornya. Kini, perusahaan itu telah mematenkan smartphone lipat yang membuka dan menutup seperti sebuah buku.

Kabarnya, paten itu diajukan ke Wipo pada 19 September 2017 dan diterbitkan 29 Maret 2018 lalu. Mekanismenya mirip dengan Microsoft Surface Book, tetapi tampaknya meninggalkan celah yang jauh lebih kecil.

Layar itu berukuran tablet ketika terbuka penuh. Namun, paten tersebut tidak membahas bagaimana perangkat tersebut akan digunakan saat ditutup.

Smartphone yang sebelumnya sudah memiliki konsep ini dan dijual ialah ZTE Axon M. Samsung di sisi lain hanya sebatas mempatenkan konsep mereka. Belum ada kabar dan produk yang mengusung foldable display.

Richard Yu, CEO Huawei Richard Yu, pun memahami hal itu, dia mengatakan perusahaan itu tidak ingin ada gap di antara kedua layar seperti desain ZTE Axon M.

Namun sejauh ini brand asal Tiongkok ini baru membuat paten layar lipat saja, dan belum ada tanda-tanda dari prototipe perangkat keras terlipat Huawei.

Jika semua brand sudah mematenkan layar lipatnya, sepertinya hanya masalah waktu bagi salah satu dari mereka untuk mengklaim siapa yang pertama membawa teknologi tersebut di pasar ponsel.

Satu hal yang menjadi pertanyaan ialah apakah smartphone model ini akan menjadi sesuatu yang laris di pasaran, terlebih menjadi sebuah fenomena baru? setidaknya dalam waktu 5 tahun ke depan.