SEOUL – Samsung kembali bersiap merilis smartphone terbarunya, Galaxy J3 (2018). Ini adalah bagian dari gelombang ponsel Android entry-level dan mid-range pabrikan Korea Selatan itu setelah mengungkap flagship-nya di awal 2018.

Advertisement

Laman LetsGoDigital, Selasa (27/3/2018), menyebutkan, Galaxy J3 (2018) terlihat di berbagai badan pengatur sertifikasi berbagai negara sebelum bisa beredar di pasar global. Hari ini, smartphone menerima sertifikasi Bluetooth yang membuatnya selangkah lebih dekat ke pengumuman.
Galaxy J3 (2018) akan diluncurkan di seluruh dunia, tapi Samsung bakal menggunakan nama yang berbeda untuk smartphone itu di Amerika Serikat. Informasi yang didapat ponsel debut dengan platform Android 8.0 Oreo, sehingga menjadi daya jual sebuah handset dengan harga terjangkau.

Sekadar informasi, Samsung mencoba memperbaiki serapan produknya pascamelempemnya penjualan duo Galaxy S9. Bahkan belakangan muncul isu beberapa titik layarnya tidak mau merespons perintah penggunanya.
Walau pun menjadi pabrikan yang mampu menjual perangkat terbanyak di dunia, Samsung masih kalah jauh dalam hal pendapatan keuntungan dari kompetitor utamanya, Apple.