Berita

Alipay Perluas Ekspansi Ke Pasar Ritel AS

Tak hanya vendor handset, pasar AS mulai diserbu oleh pemain utama China di bisnis digital payment. Langkah terbaru dilakukan oleh Alipay. Anak perusahaan Alibaba ini telah menandatangani kerjasama dengan dua peritel besar di negeri Paman Sam. Upaya tersebut dilakukan demi meningkatkan jumlah pembayaran dari empat juta turis Cina yang mengunjungi negara itu setiap tahun.

Program kerjasama dengan perusahaan loyalitas ritel Blackhawk akan memungkinkan pelanggan perusahaan AS untuk mempromosikan layanan ke basis Alipay melalui platform rekomendasinya. Ini juga akan memungkinkan wisatawan untuk dengan mudah mengidentifikasi pengecer menerima metode pembayaran.

Sebelumnya, Alipay meluncurkan kesepakatan penjualan dengan vendor peralatan Verifone untuk peluncuran penerimaan Alipay di toko flagship olahraga merek Lacoste. Hubungan dengan Verifone lebih khas dari penawaran perusahaan AS, karena menambahkan metode pembayaran di pengecer populer dengan turis asal Cina.

Presiden Alipay AS, Souheil Badran, mengatakan bahwa keinginan untuk terus berkembang di pasar luar negeri sejalan dengan pertumbuhan pengguna Alipay yang sudah menembus 520 juta pengguna.

Pihaknya ingin berperan dalam melayani warga Cina saat mereka melakukan perjalanan, studi atau menetap di luar negeri, dengan pengalaman mulus dan nyaman yang sama seperti yang mereka miliki di rumah. Kehadiran wisatawan Cina menguntungkan bagi peritel di Amerika Utara, sekaligus menjadikannya sebagai wilayah penting bagi Alipay.

“Fokus utama kami adalah memanfaatkan besarnya jumlah wisatawan yang datang dari China mengunjungi Amerika Utara. Kami ingin membantu mereka mengatasi hambatan bahasa dan pembayaran. Termasuk saat mereka mencoba untuk menjelajah, berwisata dan berbelanja di sini”, pungkas Souheil.

Langkah Alipay memperluas pasar ke AS sejalan dengan penetrasi yang dilakukan pesaing terdekatnya, WeChat Pay. Platform pembayaran digital itu, pada akhir tahun lalu menggandeng BNP Paribas menandatangani kesepakatan dengan induk perusahaan Tencent sebagai awal dari peluncuran kartu kredit WeChat Pay di seluruh kawasan Eropa.

Sebagai salah satu penyedia layanan keuangan terbesar di dunia, pihak Tencent mengatakan bahwa langkah tersebut merupakan upaya untuk memudahkan pengalaman berbelanja bagi konsumen China di toko pelanggan ritelnya.

Sesuai kesepakatan, BNP Paribas akan meluncurkan layanan di department store Paris Galeries Lafayette Haussmann dan BHV Marais sebelum membuatnya tersedia di seluruh Prancis dan negara Eropa lainnya.

Comments
To Top