BlackBerry World Resmi Ditutup 1 April 2018

Rabu, 28 Feb 2018 | 21:22 Author By

Meski BlackBerry sudah pindah ke sistem operasi Android sejak tiga tahun lalu, namun sepertinya masih ada segelintir masyarakat yang menggunakan perangkat BlackBerry dengan sistem operasi internal (BB OS, BB10 OS).

Jika Anda salah satu pengguna atau pernah menggunakan perangkat BlackBerry, pasti akrab dengan toko aplikasi perusahaan bernama BlackBerry World. Nah, pekan ini perusahaan mengumumkan segera menutup “Play Store ala BlackBerry” itu.

Advertisement

BlackBerry Limited, perusahaan yang mengelola perizinan dan software merek BlackBerry, mulai menginformasikan ke beberapa pengembang aplikasi, mereka akan secara paksa mengeluarkan software berbayar dari toko aplikasi BlackBerry World pada tanggal 1 April 2018.

BlackBerry mengatakan, toko online akan menjadi “etalase gratisan saja,” dan “semua mekanisme pembelian akan dinonaktifkan.”

Kendati demikian, aplikasi masih bisa dimonetisasi, kata perusahaan, namun backend pembayaran harus didukung oleh pengembang dan dibuat ke dalam aplikasi itu sendiri.

Pengembalian dana untuk konten berbayar akan didukung sampai 30 April 2018 dan pelanggan akan tetap bisa mengakses ke konten berbayar bahkan setelah dihapus dari BlackBerry World (karena sudah terinstal di perangkat).

Jika pengembang memilih untuk tidak mengubah aplikasi dari yang berbayar menjadi gratis, perusahaan akan menghapusnya pada tanggal 31 Maret.


Secara resmi, BlackBerry mengumumkan akhir dari BlackBerry World, saat pengembang Steve Troughton-Smith memposting di Twitter, di mana dia mengirimkan pemberitahuan dari perusahaan dan menyebutnya sebagai “ketuk palu” untuk BB10, sistem operasi mobile khusus BlackBerry Limited sebelum beralih ke Android di tahun 2015.

Pada bulan Desember tahun lalu, BlackBerry berjanji setidaknya masih mendukung BB10 untuk dua tahun lagi. saat itu BlackBerry World dijadwalkan untuk ditutup secara resmi pada tanggal 31 Desember 2019.

Situs The Verge mencoba mengkonfirmasi dan perwakilan BlackBerry menjawab dengan merujuk ke sebuah posting blog dari bulan Desember dimana perusahaan menyatakan, “Pelanggan yang melakukan upgrade ke KeyOne atau Motion tidak akan melewatkan apapun karena mereka akan memiliki akses langsung ke toko aplikasi kaya di Google Play Store tanpa mengorbankan keamanan atau keinginan mereka menggunakan keyboard fisik.”

Terkait