Sebagai layanan e-commerce yang berfokus pada bisnis to bisnis (B2B), yang menghubungkan berbagai jenis usaha kecil dan menengah, Alibaba masih menunjukan performanya di tahun lalu.

Perusahaan yang didirikan Jack Ma baru-baru ini mengumumkan laporan finansial per kuartal yang berakhir pada 31 Desember 2017.

Advertisement

Dalam keterangan resminya, Daniel Zhang, CEO Alibaba Group menjelaskan, bahwa kuartal keempat tahun 2017 kembali menjadi periode yang memuaskan untuk Alibaba. Hal ini berkat menguatnya daya beli konsumen Tiongkok serta layanan inovatif dan beragam yang disediakan untuk pedagang dan konsumen.

“Kami gembira dengan adanya momentum berkelanjutan di ‘New Retail’ pasca pecahnya rekor 11.11 Global Shopping Festival. Kami memperluas jangkauan dan jejak kami dalam inisiatif ‘New Retail’ melalui penggabungan ritel online dan offline untuk meningkatkan pengalaman konsumen melalui teknologi mobile dan teknologi untuk perusahaan ritel.” ujar Daniel

Dikatakan Daniel, Alibaba mencapai kuartal yang luar biasa, dengan pertumbuhan pendapatan 56% year-over-year (YoY).

Alibaba menurut Daniel, menargetkan pendapatan tahun fiskal 2018 sebesar 55-56%, naik dari target yang  disampaikan sebelumnya yaitu 53%. Hal ini berkat kinerja dan visibilitas yang kuat menjelang akhir tahun fiskal.

Sementara Maggie Wu, CFO Alibaba Group menyebutkan, bisnis utama Alibaba menghasilkan arus kas bebas (free cash flow) sebesar US$7,1 miliar sepanjang kuartal terakhir 2017, sehingga memungkinkan Alibaba berinvestasi di New Retail, komputasi awan, serta media hiburan digital dan globalisasi.

Maggie juga membeberkan fokus bisnis Alibaba tahun lalu, kuartal keempat yang berakhir pada 31 Desember 2017 yakni:

-Pendapatan bisnis utama naik sebesar 57% YoY hingga mencapai US$11,2 miliar

-Pendapatan dari komputasi awan naik 104% YoY hingga US$553 juta

-Pendapatan dari media digital dan hiburan naik sebesar 33% YoY, mencapai US$832 juta.

-Pendapatan dari berbagai inovasi dan lainnya turun sebesar 9% dibanding periode yang sama tahun lalu ke US$119 juta.

-Konsumen aktif tahunan di pasar ritel Tiongkok mencapai 515 juta, bertambah 27 juta dalam periode 12 bulan yang berakhir pada 30 September 2017.

-Pengguna mobile bulanan di pasar ritel Tiongkok mencapai 580 juta pada Desember 2017, bertambah sebanyak 31 juta dari September 2017.

-Pendapatan bersih sebesar US$3,5 miliar, pendapatan operasional US$3,9 miliar, dan laba sebelum bunga, pajak, penyusutan, dan amortisasi (EBITDA) yang disesuaikan sebesarUS$5,5 miliar. Margin operasional sebesar 31%, margin EBITDA yang disesuaikan sebesar 44%, dan margin laba sebelum bunga, pajak, dan amortisasi (EBITA) disesuaikan untuk perdagangan inti sebesar 53%.

-Laba per lembar saham terdilusi (diluted Earnings Per Share) mencapai US$1,41 dan laba per lembar saham terdilusi (non-GAAP) sebesar US$1,63.

-Kas bersih dari aktivitas operasional mencapai US$8,4 miliar dan arus kas bebas non-GAAP sebesar $7 miliar.