Rasanya baru dua hari lalu mengisi kuota data, tapi kok sudah habis lagi. Padahal rasa-rasanya juga pemakaian standar saja, sekadar mantengin medsos, instant messaging. Paling sesekali buka Youtube. Tapi kok sudah habis?

Pernah mengalami kejadian seperti itu? Biasanya yang menjadi tertuduh adalah operator yang digunakan, yang katanya suka menyedot pulsa dan kuota seenaknya. Tapi nanti dulu, ada beberapa penyebab yang biasanya membuat kuota data tersedot habis tanpa kita sadari.

Berikut lima alasan  kenapa kuota data cepat terkuras habis :

Background data

Meskipun smartphone dalam keadaan standby, namun biasanya ada aplikasi yang berjalan di latar belakang smartphone aktif. Bahkan hasil riset yang dilakukan Opera beberapa waktu lalu, menemukan setidaknya ada 30% dari keseluruhan penggunaan data digunakan oleh aplikasi yang berjalan di latar belakang (background data).

Beberapa aplikasi yang berjalan di latar belakang smartphone aktif, bekerja dengan melakukan sinkronisasi akun. Hal ini tentu untuk memberikan pengalaman maupun akses lebih luas bagi penggunanya. Tapi di saat bersamaan, juga mengkonsumsi data. Dan itu biasanya luput dari perhatian pengguna. Beberapa aplikasi yang bekerja di latar belakang tersebut di antaranya, Facebook, Snapchat, Instagram, Netflix dan layanan Gmail yang diaktifkan.

Ada langkah mudah untuk mengatasi hal tersebut. Salah satunya adalah melakukan ‘force stop’ pada aplikasi tersebut. Caranya, masuk pada menu pengaturan, lalu pilih menu aplikasi, kemudian tekan tombol menu force stop untuk menon-aktifkan aplikasi berjalan di latar belakang. Selain itu, juga selalu ingat untuk tidak mengaktifkan secara otomatis pembaruan aplikasi pada menu layanan playstore.

Melakukan langkah penghentian tersebut, memang dampak buruknya adalah kita tak bisa mendapatkan pembaruan dengan cepat dan otomatis. Tetapi setidaknya, dengan mematikan aplikasi berjalan dilatar belakang, berarti Anda bisa menghemat kuota data hampir 50% dari penggunaan data secara langsung.

Sharing

Pernah melakukan sharing internet dari smartphone Anda ke beberapa perangkat lain? Ini fitur yang sudah lumrah ada di Smartphone terkini, fitur yang bisa dijadikan hotspot untuk perangkat lain (thetering). Menarik memang fasilitas ini, tapi juga mesti cermat juga menggunakannya. Karena, perangkat lain yang terkoneksi ke layanan data Anda, bisa jadi menjadi pelahap data yang rakus. Walhasil, Anda yang kebingungan karena kuota data ternyata sudah ludes.

Untuk itu, pertama kali, selalu perhatikan apakah fitur thetering pada smartphone dalam kondisi aktif atau tidak. Selalu non-aktifkan kalau memang tak diperlukan. Lalu, ada baiknya Anda bataskan minimal akses berapa perangkat saja. Selain itu, kerucutkan lagi batas kapasitas perangkat yang dibagi untuk mengakses internet. Langkah ini bisa mengantisipasi Anda untuk tidak kehilangan kuota secara besar yang diambil dari perangkat lain.

Download Aktif WA

Anda pasti sering menggunakan WhatsApp (WA) untuk berkirim pesan. Selain teks, aplikasi ini juga bisa dimanfaatkan untuk mengirim atau mendapatkan gambar dari orang lain. Nah, secara tidak sadar banyak dari pengguna aplikasi WA ini menyetel otomatis download gambar yang dikirim orang lain. Padahal hal ini sangat memboroskan penggunaan data.

File foto, audio, apalagi video, memiliki kapasitas internet yang lebih besar dibanding text. Untuk itu, ada baiknya Anda menonaktifkan akses download secara otomatis setiap gambar yang masuk dalam aplikasi. Untuk melakukan hal tersebut, Anda bisa mengaksesnya melalui aplikasi WA langsung. Kemudian masuk pada menu setting, kemudian pilih menu when using mobile data. Setelah masuk pada laman ini, Anda bisa melihat ada jajaran menu media auto-download di dalamnya. Anda bisa masuk pada menu when using mobile data, hilangkan semua checklist tanda centang pada pilihan menu gambar, video, musik, dokumen untuk menonaktifkannya.

Panggilan Telepon Via WA

WhatsApp atau BBM memiliki fitur panggilan berbasis data atau data voice. Dan tidak hanya chating berbasis teks, serta berkirim foto, video, dokumen dan musik saja yang akan memakan kuota data Anda. Melakukan panggilan di dalamnya juga bisa mempengaruhi kuota paket data yang Anda daftarkan langsung.

Setiap aktivitas yang dilakukan pada aplikasi pesan ini berbeda dalam mengkonsumsi data, seperti pada pengiriman gambar. Melakukan panggilan suara juga memakan data. Makin lama bertelepon, makin banyak data terpakai. Lalu bagaimana kita mengetahui kapasitas konsumsi data yang dihabiskan untuk menelpon via aplikasi pesan via WA?

Gampang, untuk mengetahuinya, bisa masuk ke dalam aplikasi WhatsApp, kemudian masuk dalam menu tabulasi Call. Tekan salah satu panggilan untuk mengetahui, di dalamnya Anda akan melihat Call info untuk mengetahui besaran data yang dihabiskan.

Video Streaming

Banyak sekali aplikasi video dan music streaming yang beredar saat ini. Semuanya menawarkan kesenangan bagi pengguna. Tapi, aplikasi model begini adalah tipe aplikasi penguras data. Namun untuk menyiasati agar tidak terlalu menguras paket data, Anda bisa memanfaatkan fitur penghematan dalam aplikasi streaming tersebut.

Seperti misalnya di Youtube, Anda bisa menyetel di kualitas gambar video terendah untuk menyiasati konsumsi data yang lebih hemat. Selain itu, Anda juga bisa melakukan download video di dalamnya untuk dinikmati lain hari sehingga bisa lebih hemat kuota saat akan menontonnya kembali.

Anda juga bisa mengakses konten video streaming ini dari aplikasi untuk menghemat kuota. Karena mengakses video langsung dari aplikasi browser Anda, akan jauh lebih besar dalam konsumsi kuota data dibanding harus dari aplikasi yang ada.