Trio iPhone generasi baru, iPhone 8, iPhone 8 Plus, dan iPhone X, di Amerika Serikat di kuartal akhir 2017 lalu ternyata kalah populer dibandingkan dengan dua model pendahulunya, iPhone 7 dan iPhone 7 Plus, yang diluncurkan Apple pada 2016 lalu.

Advertisement

Menurut data terbaru dari firma riset CIRP (via 9to5Mac), penjualan tiga model iPhone 2017 itu tercatat hanya mencapai 61 persen dari total penjualan iPhone di Negeri Paman Sam tersebut. Penjualannya lebih kecil dari lini model iPhone 7 yang mencapai 72 persen.

Temuan tersebut menunjukkan fakta bahwa penjualan model iPhone generasi sebelumnya lebih baik penjualan iPhone X. Penyebab rendahnya penjualan iPhone X tidak lain adalah harganya yang jauh lebih mahal.

Selama kuartal terakhir 2017, penjualan iPhone 7 dan iPhone 7 Plus tercatat mencapai seperempat dari total penjualan iPhone di AS. Sedangkan iPhone 6s dan iPhone 6s Plus mencatat penjualan sebanyak 8 persen.

iPhone SE juga cukup mengesankan. Penjualan model iPhone dengan layar 4 inci tersebut tercatat sama banyaknya sepertinya model iPhone 6s dan iPhone 6s Plus di periode yang sama.

Sementara itu, penjualan iPhone X di periode musim liburan akhir tahun lalu diperkirakan mencapai 20 persen. Jumlahnya dinilai cukup banyak mengingat peluncurannya baru dilakukan pada awal November lalu. Belum lagi kendala produksi dan harga yang sangat mahal yang kurang menggugah konsumen.

Masih dalam data juga ditemukan fakta menarik, konsumen lebih tertarik dengan iPhone model Plus yang notabene punya harga di atas iPhone 4,7 inci. Penjualan gabungan iPhone 6s Plus, iPhone 7 Plus, dan iPhone 8 Plus tercatat mencapai 30 persen.

Apple sendiri tidak bakal lagi meluncurkan iPhone dengan layar 4,7 inci. Pasalnya, mereka kabarnya menyiapkan untuk meluncurkan tiga model iPhone baru tahun ini dengan layar 5,8, 6,1 inci, dan 6,5 inci. Begitu iPhone 2018 tersebut dirilis musim Gugur nanti, Apple kabarnya bakal menyetop penjualan iPhone X daripada menurunkan harganya.