Berita

RUU AS Larang Pemerintah Pilih Mitra Berteknologi Huawei dan ZTE

Sepertinya pembuat smartphone asal China akan mengalami kesulitan menjual produknya di Amerika Serikat. Setelah kemitraan antara Huawei dan operator AT&T gagal, tampaknya raksasa China lainnya, ZTE, akan mengalami masalah serupa dalam menandatangani kesepakatan dengan perusahaan tertentu di AS.

Dilansir dari Slashgear (12/1/2018), seorang anggota parlemen dari Partai Republik mengumumkan awal pekan ini bahwa pihaknya telah memperkenalkan undang-undang yang ditujukan khusus untuk Huawei dan ZTE.

RUU yang diumumkan akhir pekan itu dimaksudkan untuk mencegah pemerintah federal bekerja sama dengan perusahaan yang menggunakan peralatan atau layanan yang dibuat oleh Huawei dan ZTE.

RUU tersebut diperkenalkan segera setelah berita tentang AT&T membatalkan kemitraan dengan Huawei karena tekanan politik menjadi berita utama.

Mike Conway dari Partai Republik yang memperkenalkan RUU tersebut mengutip kekhawatiran spionase, yang didasarkan pada sebuah laporan yang dikeluarkan oleh House Intelligence Committee pada tahun 2012 yang mencantumkan Huawei dan ZTE sebagai ancaman nasional.

“Teknologi komersial China merupakan wahana bagi pemerintah China untuk memata-matai agen federal Amerika Serikat, yang merupakan ancaman keamanan nasional yang berat. Mengizinkan Huawei, ZTE, dan entitas terkait lainnya mengakses komunikasi pemerintah A.S. akan mengundang pengawasan China ke semua aspek kehidupan kita.”

Bahkan jika RUU disahkan, ZTE dan Huawei masih bisa menjual smartphone dan layanan mereka di Amerika Serikat, namun banyak perusahaan yang melakukan bisnis dengan pemerintah AS tentu saja akan menghindarinya.

Comments
To Top