Intel kembali bergulat dengan celah keamanan mayor lainnya dalam prosesornya, dan kali ini, biaya perbaikannya mungkin sangat mahal.

Advertisement

Periset baru-baru ini menemukan kerentanan desain di CPU Intel selama dekade terakhir (sejak 1995) yang mencakup kemampuan program biasa untuk menentukan konten atau tata letak memori kernel yang dilindungi (area yang disediakan hanya untuk sistem operasi).

Rincian celah tampaknya masih dalam embargo saat ini, tapi perbaikannya adalah untuk benar-benar memisahkan memori kernel dari proses biasa tersebut.

Di situ, bisa mengurangi kecepatan prosesor secara signifikan, karena memerlukan perpindahan antara dua ruang memori berbeda setiap kali ada panggilan sistem atau permintaan interupsi perangkat keras.

Berapa banyak penurunan yang terjadi tergantung pada prosesor dan tugas yang dimaksud. Penurunan terbesar diperkirakan akan masuk ke sistem virtualisasi seperti Amazon EC2 atau Google Compute Engine.

Dilansir dari The Register (2/1/2018), mengklaim bahwa kemunduran kinerja bisa berkisar antara 5 persen sampai 30 persen, namun ada bukti yang menunjukkan bahwa penurunan lebih curam mungkin saja terjadi.

Apakah ini mempengaruhi tugas sehari-hari seperti bermain game atau penjelajahan web, itu masalah lain, dan belum ada pengujian menyeluruh.

Karena ini adalah cacat tingkat chip, bug itu mempengaruhi hampir semua sistem operasi, termasuk Linux, MacOS dan Windows.

Perbaikan software bisa bekerja minor pada Linux dan Windows, namun solusi sejati untuk mempertahankan kinerja akan memerlukan perubahan pada tingkat CPU.

Pesaing Intel, AMD, melaporkan bahwa prosesornya tidak terpengaruh karena perbedaan utama dalam penanganan memori.

Intel sejauh ini menolak berkomentar.

Setelah bertahun-tahun berhasil mempertahankan keunggulan performa, akhirnya Intel menghadapi persaingan ketat dari prosesor AMD Ryzen dan Epyc.

Perbaikan dalam menutup lubang keamanan tidak hanya memerlukan tweak desain, tapi juga bisa memperlambat secara virtual hampir semua chip begitu tambalannya terpasang.