Berita

Banyaknya Lini iPhone Bantu Stabilkan Harga Saham Apple

Lini iPhone seperti diketahui saat ini semakin banyak dengan pilihan layar dan harga yang bervariasi. Beda dari beberapa tahun lalu di mana Apple dikenal selalu merilis model iPhone premium dengan sedikit pilihan.

Strategi seperti ini dinilai sangat menguntungkan Apple. Dengan memperbanyak lini iPhone dan masih menjual model lama, ketergantungan mereka pada penjualan iPhone X disebutkan bakal berkurang. Mengingat harga jualnya yang luar biasa mahal, mulai $999 di AS.

Dikutip Reuters, pemegang saham Apple dan CEO Gerber Kawasaki Wealth and Investment Management Ross Gerber mengatakan harga jual lebih tinggi dan margin yang lebih baik dari iPhone X menghapus kekhawatiran akan menurunnya penjualan.

Sebelumnya, harga saham Apple mengalami anjlok 2,5 persen menjadi $170,57 per lembar beberapa hari lalu. Penurunan terjadi setelah menyebarnya spekulasi mereka bakal memangkas pesanan iPhone X sebanyak 20 juta unit menjadi 30 juta unit di kuartal pertama 2018.

Namun harga saham Apple dilaporkan kembali naik. Pada perdagangan saham Kamis kemarin, saham Apple naik menjadi $171,82 per lembar. Para analis pun yakin Apple bakal mengantongi pendapatan sebesar $86,2 miliar di kuartal pertama tahun depan, tidak jauh dari yang diproyeksikan Apple antara $84 – $87 miliar.

Menurut Gerber, penjualan gabungan dari dua model iPhone tahun ini, iPhone X dan iPhone 8/iPhone 8 Plus, bakal sesuai dengan harapan banyak orang.

“We know that Apple’s strategy was different this quarter by releasing two phones, the iPhone 8 and the iPhone X, and I think combined sales will be in line with what people expect,” Gerber said.

Belum lagi dengan hadirnya produk aksesoris baru, AirPods dan Apple Watch Series 3 yang dilengkapi dengan konektivitas LTE. Namun demikian, iPhone X masih menjadi produk andalan dan penting. Pasalnya satu unitnya menyumbang pendapatan hampir dua kali lipat dari iPhone 7.

Comments
To Top