Flurry Analytics baru saja merilis data tahunan terbarunya mengenai jumlah perangkat baru yang banyak diaktivasi di minggu menjelang perayaan Hari Natal kemarin. Dan Apple kembali menjadi merek yang mendominasi.

Dalam data Flurry Analytics yang melakukan pengukuran dari 19–25 Desember lalu, perangkat smartphone dan tablet baru yang paling banyak diaktivasi selama periode tersebut adalah Apple. Jumlahnya mencapai 44 persen, sama seperti yang diraihnya di tahun lalu.

Advertisement

Jauh di bawah Apple, ada Samsung yang mengantongi jumlah aktivasi perangkat smartphone dan tablet barunya sebanyak 26 persen. Raihan perusahaan elektronik raksasa dari Korsel tersebut naik 5 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Similar to last year, 44% of new phone and tablet activations were Apple devices. While Samsung dominates global market share, they fell short as the gift of choice during the holiday season, with only 26% of activated devices in the lead up to Christmas. Samsung’s activation rate is up 5% from the 2016 holiday season, which can likely be attributed to the 2017 introduction of the Galaxy S8 after the late 2016 recall of their malfunctioning Note devices.

Sementara itu, vendor smartphone dan tablet lain seperti Huawei, Xiaomi, Motorola, LG, Oppo, dan Vivo meraih jumlah aktivasi perangkat mencapai satu digit saja. Masing-masing berada di rentang 5 persen – 2 persen.

iPhone 7 menjadi model yang paling banyak diaktivasi. Persentasenya mencapai 15,1 persen. Menyusul di peringkat 2 adalah iPhone 6 yang meraih persentase aktivasi mencapai 14,9 persen.

Selanjutnya ada iPhone X berada di peringkat 3. iPhone generasi baru yang baru diluncurkan pada awal November lalu meraih jumlah aktivasi mencapai 14,7 persen. Sementara itu, iPhone 8 Plus dan iPhone 8 berada di bawah iPhone 6s dan iPhone 7 Plus dengan jumlah aktivasi masing-masing 8,7 persen dan 8,1 persen.

Dalam data distribusi perangkat baru berdasarkan faktor bentuk. smartphone dengan layar jumbo atau phablet (phone dan tablet) adalah perangkat yang paling banyak diaktivasi. Tahun ini, jumlahnya mencapai 53 persen. Bandingkan dengan tahun 2016 dan 2015 di mana jumlah aktivasi perangkat barunya mencapai 37 persen dan 27 persen.

Perangkat yang paling banyak diaktivasi kedua adalah smartphone dengan ukuran medium. Aktivasi perangkat barunya tahun menyusut dari 45 persen di tahun lalu menjadi 35 persen di tahun ini.

Sedangkan perangkat tablet sedikit mengalami penurunan sebanyak satu persen dibandingkan tahun sebelumnya. Tahun ini jumlah aktivasi barunya adalah sebanyak 8 persen versus 9 persen di 2016 dan 2015.