Pembajakan adalah hal yang telah umum terjadi di Internet. Dan salah satu kesalahan terbesar yang selalu terjadi adalah pemikiran bahwa itu hanya akan terjadi pada orang lain, bahwa jika Anda tidak melakukan apapun, tidak akan pernah memiliki masalah. Sayangnya, tidak sesederhana itu permasalahannya.

Advertisement

Akun yang diretas tidak hanya terjadi pada orang lain. Sedikit saja kesialan dan dan Anda akan menjadi salah satu dari korbannya. Bahkan nama-nama besar seperti Apple dan Yahoo pun pernah merasakan diretas. Tapi bagaimana Anda bisa tahu bahwa akun Anda telah diretas?

Periksa apakah Anda telah mengaktifkan keamanan maksimal

Jika Anda kurang beruntung, layanan yang Anda gunakan mungkin telah diretas, dan pencurinya akan memiliki akses ke database layanan. Manajer layanan dapat menghubungi Anda untuk menjelaskan situasinya, dan jika Anda menggunakan media sosial, Anda akan segera tahu dengan cepat.

Jika targetnya bukan bisnis/layanan, Anda harus lebih proaktif. Sudahkah anda mengaktifkan semua pengaturan keamanan? Misalnya, beberapa layanan menggunakan sistem verifikasi 2 langkah. Dengan fitur ini kemungkinan akun Anda diretas menjadi berkurang, bahkan jika ini terjadi, Anda akan mendapat pemberitahuan. Contohnya, Google, Facebook dan Dropbox akan mengirim pesan untuk memberi tahu Anda bahwa seseorang telah mencoba mengakses akun Anda dari sebuah perangkat baru.

Periksa seberapa aman kata sandi Anda

Tidak semua situs menawarkan berbagai opsi dan tingkat keamanan yang sama. Oleh karena itu, Anda harus benar-benar memikirkan hal itu pada saat membuat kata sandi Anda. Jika yang diretas adalah layanan mungkin keamanan kata sandi tidak terlalu berpengaruh, namun jika targetnya adalah perorangan secara pribadi, pemilihan kata sandi yang aman tentunya sangat masuk akal.

Jadi, bagaimana Anda tahu bahwa kata sandi Anda sudah cukup aman? Kata sandi yang terdiri dari gabungan huruf dan angka dan kadang karakter khusus tidak lantas menjadikannya tidak mungkin untuk diretas, namun hanya menjadikannya lebih sulit karena para peretas harus menguji kombinasi jumlah yang lebih besar yang mencakup angka dan karakter khusus.

Bill Burr, pencipta standar kata sandi aman, menjelaskan masalahnya. Singkatnya, Saya menyarankan Anda untuk berkreasi dengan kata sandi Anda dan memastikan bahwa itu bukan hanya satu kata dengan beberapa karakter di awal atau akhir. Jika kata sandi Anda adalah “Password31”, cobalah untuk membuatnya lebih rumit lagi.

Kedua tip ini bisa memberi gambaran tentang situasi keamanan akun Anda, namun mereka tidak dapat memberi tahu Anda jika Anda telah diretas. Jadi bagaimana Anda bisa yakin?

Lihatlah gejala-gejalanya

Secara teori, mungkin saja akun Anda telah diretas tanpa Anda sadari. Namun pada praktiknya ini kurang jelas karena jika seseorang telah repot-repot mendapatkan rincian akun Anda, ia pasti telah merencanakan sesuatu dengan akun Anda itu. Entah mereka akan menggunakan akun Anda secara langsung, misalnya mengganti kata sandi Anda, membeli barang lewat akun Anda atau mengirim email palsu ke kontak Anda.

Bisa jadi juga mereka akan menggunakannya secara tidak langsung untuk mengais informasi lain yang mereka temukan di akun Anda dengan tujuan untuk dipakai atau dijual kepada pihak lain, dan lain sebagainya.

Periksa secara online jika Anda telah diretas

Jika pembajakan dilakukan dalam skala besar, Anda bisa mengecek apakah Anda sudah diretas atau tidak. Pakar keamanan telah membuat daftar semua korban dari setiap serangan yang telah diketahui, dan memungkinkan pengguna untuk memeriksa apakah akun mereka diretas. Situs web itu bernama Have I been pwned? Anda hanya perlu mengetikkan alamat email Anda, dan situs web tersebut akan memberi tahu apakah seseorang mengetahui kata sandi Anda atau tidak.

Anda juga bisa mengetikkan kata sandi Anda dan situs tersebut akan memberitahu jika akun Anda telah disusupi. Dua cara tersebut memiliki database yang sangat besar (lebih dari 300 juta kata sandi) karena situs tersebut mengumpulkan akun yang diretas dari LinkedIn, VK, MySpace, Badoo, Dropbox dan banyak lagi.

Bagaimanapun pastinya akan terasa menyebalkan jika ada seseorang yang meretas akun pribadi kita. Oleh karena itulah, segala kerahasiaan menyangkut password haruslah dijaga dan dipertimbangkan dengan baik.