Tips & trik

Cara Paling Sehat Browsing di Media Sosial

Kita tidak bisa mengabaikan manfaat yang begitu besar dengan hadirnya media sosial yang ada saat ini seperti facebook dan instagram. Media sosial ini memudahkan kita untuk terhubung dengan siapapun dari belahan dunia manapun.

Kemudahan tersebut akhirnya membuat pengguna tanpa sadar menghabiskan rata-rata 50 menit waktunya untuk membuka Facebook dan Instagram pada hari-hari biasa, berdasarkan data perusahaan tersebut dari tahun 2016. Hal tersebut menunjukkan bahwa secara signifikan lebih dari 17 menit rata-rata orang dewasa Amerika menghabiskan waktu setiap hari untuk bermedia sosial, per data 2012 dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, seperti dilansir oleh huffingtonpost.com ( 08/12/2017 ).

Seperti yang telah kita ketahui dari beragam studi bahwa penggunaan media sosial secara berlebihan tidak baik bagi mental kita. Termasuk hasil studi tahun 2016 dari University of Pittsburgh yang menyatakan bahwa orang dewasa muda yang menggunakan media sosial lebih dari dua jam per hari 2,7 kali lebih mungkin mengalami depresi.

Bukan hanya depresi saja yang akan dirasakan oleh pengguna media sosial. Pada tahun ini, sebuah survei yang dilakukan terhadap 1.500 anak muda di Inggris menempatkan Instagram sebagai platform media sosial terburuk untuk kesehatan mental, karena menyebabkan peserta survei mengalami peningkatan kecemasan dan depresi.

Menurut para peneliti, peningkatan kecemasan dan depresi tersebut disebabkan oleh pengguna yang suka membandingkan diri mereka sendiri dengan kehidupan orang-orang yang berteman dalam media sosial yang dimilikinya. Seperti membandingkan bentuk tubuh mereka, kekayaan, kesenangan dan perbandingan lainnya.

Oleh sebab itu, penting bagi kita semua untuk tahu cara menjaga mental tetap sehat saat bermedia sosial facebook atau instagram, dan berikut adalah cara-cara yang bisa anda terapkan seperti dilansir oleh huffingtonpost.com ( 08/12/2017 ).

• Follow akun yang sesuai dengan selera dan kebutuhan anda

Kita bisa mencari beberapa akun yang bisa membuat kita bahagia dengan mudah. Misalnya, akun yang selalu berisi dengan konten yang positif dan menghibur dengan guyonannya , kelucuannya, atau akun yang bisa menambah wawasan yang anda butuhkan sehingga menimbulkan rasa puas dan menumbuhkan perasaan bahagia, misal saja seperti memfollow akun yang berisi tentang kesehatan, seni, fotografi, lawakan dan lain-lainnya.

• Unfollow akun yang tidak membuat anda merasa nyaman dan bahagia

Cobalah perhatikan beberapa akun yang anda ikuti selama ini. Jika ada akun yang selalu membuat anda merasa cemburu dan merasa iri hati, misalnya saja selalu menunjukkan kekayaan yang dimiliki, selalu berlibur ke tempat – tempat wisata yang lagi hits dan mahal atau mereka yang suka pamer lekuk tubuhnya yang begitu indah sehingga membuat anda menderita. Maka, alangkah baiknya anda berhenti untuk mengikutinya.

• Mengingatkan diri sendiri bahwa tidak semua postingan adalah sebuah kenyataan

Perlu anda sadari bahwa kecanggihan teknologi seperti kamera yang ada saat ini, membuat seseorang bisa membingkai kisah hidupnya semenarik mungkin dalam sebuah gambar dan video walaupun terkadang sangat bertolak belakang dari kehidupan yang sebenarnya.

Brain Primack, penulis utama studi University of Pittsburgh mengatakan, “bukan hanya selebiriti yang menyaring dengan cermat beberapa foto ataupun video yang akan di unggah dalam akun media sosialnya, tapi rata-rata semua orang juga akan melakukan hal yang sama, termasuk teman-teman kita akan dengan cermat mengedit foto, memilih lalu memposting dalam akun pribadinya “.

Jadi, ingatkan diri sendiri bahwa tidak semua postingan seseorang di media sosial adalah kenyataan. Karena kita hanya melihatnya dalam batasan frame atau bingkai kamera yang bisa diatur dengan menarik, mewah dan istimewa.

• Lebih seringlah berkomentar dan berkirim pesan

Berdasarkan sebuah studi tentang kebiasaan pengguna Facebook tahun 2015, sekitar 50% lebih, banyak pengguna facebook bersikap pasif daripada pengguna yang aktif. Sikap pasif inilah yang ternyata bisa menumbuhkan kecemburuan sosial dan iri hati hingga menyebabkan masalah mental seperti stress dan depresi.

Sementara itu, dari hasil studi berikutnya menunjukkan bahwa pengguna aktif, baik mereka yang suka berkomentar dan saling berkirim pesan, cenderung lebih sehat secara mental karena mereka mampu membangun hubungan dan persahabatan sosial yang lebih baik daripada mereka para pengguna yang pasif.

• Tanyakan pada diri sendiri mengenai alasan mengapa menggunakan media sosial

Jika media sosial yang ada tidak bisa memberikan manfaat yang besar bagi kehidupan anda. Lantas mengapa anda harus menggunakannya ?

Cobalah sekali lagi, tanyakan pada diri sendiri mengenai alasan mengapa anda menggunakan media sosial. Jika memang anda mampu bersosialisasi dengan orang-orang disekitar secara langsung dan lebih membuat anda bahagia. Lebih baik anda melakukan hal ini daripada hanya menggenggam smarphone dan bersosialisai di dunia maya.

Comments
To Top