Pencuri iPhone di Inggris yang satu ini tergolong cukup berani. Betapa tidak? Pasalnya, ia tak sungkan dan malu-malu meminta sang pemilik asli untuk memberikan password iCloud miliknya supaya dia menggunakan iPhone tersebut.

Advertisement

Kejadian tersebut baru-baru ini dialami Beth Freestone (18 tahun). Gadis yang kuliah di jurusan Psikologi dan tinggal di kota Grantham, Lincolnshire, Inggris, itu beberapa bulan lalu dikabarkan kehilangan iPhone miliknya di suatu malam saat berada di Manchester.

’I had been in Manchester and at the end of the night I realised I didn’t have my phone with me.

’I had to get a new one and I think I spent about £700. It was annoying but I just thought it was one of those things and I’d never see my lost phone again.

Sekitar 5 bulan kemudian, ada seorang wanita mengirimkan pesan ke akun Facebook Freestone. Dalam pesannya seperti dilansir Daily Mail, wanita tersebut mengakui sudah menemukan iPhone miliknya yang hilang tersebut.

Si wanita yang mengaku-aku tersebut meminta Freestone untuk memberikan password iCloud miliknya supaya dia bisa menggunakannya selagi ponsel miliknya sedang diperbaiki. Dia juga menawarkan apakah Freestone ingin melihat foto-foto untuk membuktikan bahwa iPhone tersebut benar adalah miliknya


Freestone hanya bisa tertegun tak percaya. Lantaran, si wanita melakukannya seperti meminta tolong kepadanya dan bahkan mengucapkan terima kasih sebelumnya. Dia tidak pernah berpikir ada ada orang kurang ajar seperti itu meminta password iCloud dan bukannya meminta apakah iPhone tersebut ingin dikembalikan.

Kemudian, Feestone meminta si wanita untuk mengirimkan foto yang bisa membuktikan bahwa iPhone tersebut adalah miliknya. Ternyata benar, iPhone tersebut memang miliknya. Namun, dia menolak memberikan yang password iCloud karena tertaut dengan data penting kartu banknya.

Sebaliknya, si wanita diminta untuk mengembalikan iPhone tersebut dan mengganti ongkos kirimnya. Si pencuri pun setuju, namun dia disebutkan tidak pernah mengirimkan iPhone tersebut dengan alasan yang dibuat-buat.

’Unfortunately I work two jobs and am not able to get to a post office with ease so it’s just how it worked out that I haven’t been able to send it.

‘It will get send when it gets sent its not a crime as I found it not stole it and am doing you a favour but if you continue to harass me it going in the bin so allow it.’ [SIC].


Freestone pun kesulitan untuk bisa menghubungi si pencuri wanita karena dia memblokirnya di Facebook. Bukan hanya itu, dia sudah menonaktifkan nomor ponselnya. Teman-teman Freestone berulang kali mengirimkan pesan, tapi tak pernah dibalas.

Namun suatu kali, Freestone mendapatkan satu pesan yang berisi ancaman untuk tidak melaporkannya kepada polisi. Dia mengatakan tidak mencuri iPhone miliknya dan meminta untuk berhenti meneleponnya tanpa identitas.

Freestone mengatakan tidak mengaktifkan fitur Find my iPhone. Jadi dia tak bisa melacak keberadaan iPhone miliknya. Dia juga dilaporkan belum melaporkan wanita yang diduga sudah mencuri ponselnya tersebut. Namun menyebarkannya soal si pencuri di Twitter dan mendapatkan reaksi dari warganet.

Kejadian ini tentunya bisa jadi pelajaran berharga. Pasalnya, kejadian serupa bisa menimpa siapa saja, kapan saja dan di mana saja. Jadi jangan sampai kamu tidak mengaktifkan Find my iPhone di perangkatmu, ya.