Tahun ini, semakin banyak saja negara yang sudah menikmati layanan Apple Pay. Masuk dalam daftar negara yang mendukung layanan pembayaran mobile tersebut adalah tiga negara di Eropa.

Advertisement

Seperti informasi yang dilansir dari MacPro (via 9to5Mac), Apple berencana meluncurkan layanan Apple Pay bagi para pengguna produk-produknya di Swedia, Finlandia, dan Denmark, pada pekan depan. Tepatnya, pada Selasa, 24 Oktober mendatang.

Di Swedia, layanan Apple Pay bakal tersedia bagi pengguna yang menggunakan kartu kredit dari salah satu bank terbesar di sana, yaitu Nordea, yang memiliki 11 juta nasabah. Kerja sama Apple dengan bank tersebut bakal diumumkan saat peluncuran Apple Pay di negara tersebut.

Nordea sendiri tidak hanya beroperasi di Swedia, namun mereka dilaporkan beroperasi juga di Finlandia, Denmark, dan Nowegia. Itulah mengapa, Apple berencana meluncurkan sekaligus di tiga negara Eropa tersebut, tidak termasuk Norwegia.Dipilihnya Swedia sebagai sebagai negara berikutnya yang menikmati Apple Pay bukan tanpa alasan. Negara tersebut diklaim sebagai salah satu negara paling maju dalam hal penggunaan layanan pembayaran mobile.

Lebih dari tiga perempat warganya tercatat menggunakan aplikasi pembayaran mobile tahun lalu. Hanya 20 persen warga masih melakukan transaksi pembayaran secara tradisional atau tunai. Bahkan separuh jumlah bank di negara tersebut hanya menerima pembayaran non-tunai.

Selain di tiga negara Eropa di atas, Apple juga berencana meluncurkan layanan Apple Pay di India. Namun tanggal peluncurannya belum diketahui pasti seiring kerja sama dengan pihak bank lokal masih dalam proses penjajakan.

Saat ini layanan Apple Pay sudah tersedia di 15 negara. Di antaranya adalah AS, Kanada, Australia, Jepang, Hong Kong, China, Singapura, Taiwan, Swiss, dan beberapa negara lainnya.