Apps

Akhirnya Twitter Luncurkan Fitur Berbayar

Setelah beberapa waktu lalu resmi menghilangkan batasan 140 karakter pada cuitannya, Twitter kembali meluncurkan fitur terbarunya yakni fitur berlangganan atau ad subscribtion yang diberi nama “Promote Mode”. Meskipun sudah resmi dirilis, namun belum semua pengguna dapat menikmati fitur ini. Hanya pengguna Twitter di Inggris dan Amerika Serikat saja yang sudah dapat menikmati fitur berbayar tersebut. sebelum resmi meluncur di dua negara tersebut, Twitter sendiri sudah menguji coba fitur ini semenjak Juli 2017 yang lalu. Di mana pada saat uji cobanya tersebut, hanya pengguna terpilih saja yang dapat menikmati fiturnya.

Fitur ini sangat cocok untuk para pengguna Twitter yang memanfaatkan akun sebagai media bisnis ataupun berjualan. Pasalnya, fitur terbaru ini dapat mendongkrak impresi postingan dan profil mereka ke lebih banyak akun, termasuk yang bukan pengikut atau non-followers di linimasa mereka. Dengan kemampuannya tersebut, untuk dapat menikmati fitur ini pengguna diharuskan membayar 99 dollar AS atau setara dengan Rp 1 jutaan untuk satu bulan.

Angka tersebut terbilang cukup terjangkau untuk sebuah pengembangan bisnis. Nantinya, dengan menggunakan fitur tersebut, pengguna dapat memantau semua aktivitas periklanan termasuk berapa jumlah pengikut yang telah mereka dapatkan dan berapa banyak akun yang telah melihat postingan iklan mereka dan mengunjungi profil mereka.

Namun demikian, meskipun fitur ini memiliki berbagai kemampuan yang cukup istimewa, keberhasilannya akan tetap bergantung pada konten postingan yang diiklankan. Pasalnya, postingan iklan ini tetap harus memuat konten yang bagus, informatif, atau sedikit jenaka untuk meyakinkan calon followers bersedia menguntit setiap postingan iklan mereka.

Kemunculan fitu ini d ibeberapa negara pun disebut-sebut sebagai upaya Twitter untuk menggenjot keuntungannya. Di mana, kabarnya Twitter baru saja mengalami kerugian hampir 21 juta dollar AS atau sekitar Rp 3 miliar pada kuartal III 2017 ini. Nantinya, fitur ini pun dikabarkan akan dihadirkan pula di Jepang. Namun belum diketahui kapan fitur berbayar ini akan melenggang di Indonesia. Pasalnya, hingga kini Twitter hanya mengungkapkan jika pihaknya baru akan meluncurkan di Jepang.

Comments

indraupax.com adalah website yang mengulas tentang tips dan trik informasi seputar gadget dan teknologi terkini.

Ingin menerima berita terkini setiap hari ?

Copyright © 2012 - 2017 indraupax.com

To Top